This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 30 Desember 2011

Communications Competition

Persaingan komunikasi. Tak bisa dipungkiri, komunikasi yang tadinya kebutuhan sekunder di kalangan masyarakat kini menjelma menjadi kebutuhan primer yang tidak boleh terlewatkan. Berawal telpon kabel hingga berevolusi menjadi IPAD yang kini sedang hangat di masyarakat. Bila dulu komunikasi hanya lewat telpon, kini dengan berbagai macam media komunikasi yang beragam plus menjamurnya jejaring social di Internet membuat komunikasi terasa mudah. Itu juga yang membuat persaingan bisnis dimana-mana. Dari banyak munculnya berbagai merk Handphone hingga persaingan berbagai macam provider di Indonesia ini. Tapi dengan adanya persaingan tersebut, konsumen bisa lebih bebas memilih sesuai dengan daya belinya. Jadi bersiap lah akan perubahan, karna komunikasi itu sendiri terus berevolusi.

Appeal of Indonesia

Daya tarik Indonesia semakin berkurang di mata dunia tahun-tahun belakangan ini. Mengapa saya bisa tulis begitu? Karena banyak hal yang dapat menjadi bukti. Ambil contoh sepanjang tahun 2011 ini, memang di akhir tahun 2010 dan pertengahan tahun 2011 Indonesia mendapat jatah tuan rumah suatu kompetisi olahraga. Akan tetapi banyak hal disamping itu yang berubah. Bila dulu dunia mengenal Indonesia mempunyai pulai Bali yang terkenal indah, kini banyak wisatawan enggan berpaling lagi. Mengapa? Karena kini mata dunia sudah menganggap Indonesia sebagai sarang teroris. Miris memang, tapi begitu lah kenyataannya. Tak sampai disitu, pada pemilihan New Seven Wonder, Indonesia bahkan kalah dari Negara tetangga Malaysia yang salah satu tempatnya terpilih dalam New Seven Wonder. Lebih parahnya lagi, bila melihat tahun-tahun kebelakang, banyak musisi mancanegara yang tak ragu menggelar konser di Indonesia. Sekarang? Jangankan konser, sekedar datang berlibur saja sudah enggan. Pembatalan konser dimana-mana. Itu lah yang membuat saya iri akan negara tetangga seperti Malaysia, Singapore, bahkan Thailand yang kebanjiran turis di sepanjang tahun. Membuat saya berpikir pindah kewarganegaraan, hahaha. Tapi itu hanya bentuk ketidakpuasan akan kinerja pemerintah Indonesia yang tidak becus.





Criticisms and Suggestions

Sedikit kekurangan. Memasuki awal tahun pembelajaran 2011-2012, saya tahu Gunadarma sudah banyak berubah. Masih ada di ingatan saya, awal masuk tahun 2008 Gunadarma begitu sederhana. Dari kualitas Lab yang masih banyak kekurangan hingga A.C. yang hanya tersedia dibeberapa kelas. Tapi sekarang, kualitas Lab yang memadai plus sudah semua kelas dilengkapi A.C. Hal tersebut juga yang membuat banyak pihak orangtua yakin menempatkan buah hatinya menempuh pendidikan di Gunadarma. Lihat saja, dari tahun ke tahun peminat Gunadarma terus menambah. Akan tetapi ada satu hal yang terlewat oleh Gunadarma. Semakin banyak peminat, semakin banyak mahasiswa, dan semakin luas juga lahan yang dibutuhkan oleh pihak kampus untuk menampung kendaraan yang semakin banyak. Sekiranya dengan tulisan ini, piha kampus lebih menyadari, bahwa nama Gunadarma University adalah nama kampus besar. Walaupun lahan parkir hanya secuil problema, bila hal tersebut dapat diatasi, semakin lengkap lah nama besar Gunadarma University.



Keep Working Hard

Kerja Keras. Tulisan ini saya buat berdasarkan kesukaan saya terhadap salah satu klub sepakbola asal Italy, F.C.Internazionale Milan. Klub yang berdiri tahun 1908 ini pada tahun 2011 banyak menghadapi masalah pelik. Sebagai peraih Treble Winner (memenangkan 3 Piala dalam 1 musim kompetisi) pada tahun 2010, InterMilan yang diawal kompetisi 2011 ini wajib mempertahankan gelar. Awalnya terlihat mudah, tapi semua berubah ketika badai cedera melanda skuad asuhan Gasperini ini. Tak hanya itu, Gasperini yang terbiasa memakai pola 3-4-3 ternyata sulit beradaptasi di skuadnya. Kekalahan demi kekalahan yang dialami sang juara bertahan menyebabkan Gasperini lengser dari kursi kepelatihan. Sang pengganti, Mr. Raineri lah yang mampu membuat InterMilan bangkit.  Dibawah kepelatihannya semua awak pemain begitu kerja keras. Dan kembali ke pola 4-4-2, InterMilan kini mulai bangkit dan siap pertahakan gelar.
FORZA INTERNAZIONALE


Jumat, 23 Desember 2011

Skill, Passion, Desire and Luck

Buah kerja keras. Tulisan ini terinspirasi dari salah satu girlband Korea yaitu, Girls Generation. Berbicara sedikit tentang Girls Generation, girlband yang terbentuk di tahun 2007 ini memang sangat menarik perhatian saya. Di Korea, girlband yg terdiri dari 9 (Sembilan) wanita cantik yang berumur rata-rata 21 tahun ini biasa disebut dengan SNSD (Seo Nyeo Shi Dae). Jadi apa hubungan buah kerja keras dengan SNSD?. Sedikit saya ceritakan awal SNSD sebelum terbentuk. Awalnya SM Entertainment (salah satu label rekaman terbesar di Korea) mengaudisi ratusan gadis yang rata-rata berumur 15 tahun untuk membentuk satu girlband. Setelah terpilih Sembilan gadis, mereka langsung mendapatkan Training Khusus selama 3 tahun, didalamnya adalah olah vocal, koreografi, dan attitude. Itulah mengapa SNSD yang sudah 4 (empat) tahun berkarya dapat merasakan hasil (buah) kerja keras mereka. Setiap tawa kebahagian setiap anggota SNSD adalah hasil training dan usaha mereka. Keep Fighting SNSD.

PROUD To Be SONE ~

 



Hallyu Wave at Indonesia

Demam boy dan girl band. Itu yang terjadi saat ini di Indonesia. Diawali dengan masuknya beberapa drama Korea ke negeri ini hingga muncul antusiasme remaja negeri ini akan Korean Pop atau yang biasa disingkat K-Pop. Menurut saya pribadi wabah Korean Wave yang masuk ke Indonesia berawal dari salah satu drama negeri ginseng yang terkenal “Boys Before Flower”. Lalu gaung beberapa boy dan girl band terkenal asal Korea diantaranya Super Junior dan Girls’ Generation mulai mengusik kedamaian industry music Indonesia. Hal tersebut bagi saya pribadi sangat bagus buat dunia music Indonesia itu sendiri. Disamping dapat menjadi referensi music, dan juga me-refresh kuping pendengar music setia di Indonesia.

 

Money and Happiness

Ekonomi negeri ini. Walau saya mengambil jurusan ilmu computer, saya juga mengikuti perkembangan hokum dan iramanya. Setelah rezim Soekarno berakhir, mungkin rakyat bisa merasakan bahwa negeri ini bisa bebas dari himpitan ekonomi. Tapi kenyataannya, dibawah pimpinan Habibie hingga SBY kini, perekonomian negeri ini seperti jalan ditempat. Dari korupsi yang sudah berakar, hingga nepotisme tiada akhir. Memang pemerintah sudah berusaha seperti study banding ke Negeri lain. Hal tersebut sepertinya tidak berpengaruh banyak. Menurut saya pribadi, jika ingin memperbaiki perekonomian negeri ini, semua harus diawali dari diri sendiri para dewan-dewan terhormat negeri ini. Sebab, Money Can Buy Everything but Money Can’t Buy Our Happiness.